Bolehkah Menjemur Bayi Saat Demam?

 

Demam merupakan salah satu respons yang diberikan oleh tubuh terhadap sesuatu yang terjadi pada sistem imunitas seperti infeksi, peradangan, batuk, pilek, dll. Demam ditandai dengan suhu tubuh yang lebih tinggi dibandingkan saat normal. Demam dapat terjadi pada siapa saja termasuk bayi. Oleh karena itu, orang tua harus tahu apa yang sebaiknya dilakukan saat bayi tengah mengalami demam. Biasanya, bayi yang mengalami demam akan lebih sering menangis atau rewel. Pada beberapa kasus, bayi juga tidak mau untuk tidur atau menyusui. Hal ini jika dibiarkan, maka bayi akan mengalami kekurangan nutrisi dan dehidrasi sehingga berpotensi menjadi keadaaan yang lebih buruk lagi. Lantas, apa yang harus dilakukan oleh orang tua saat bayi mengalami demam?

Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengatasi demam yang terjadi pada bayi. Salah satunya adalah dengan berjemur. Cara ini bisa dilakukan jika demam yang diderita oleh bayi adalah karena gejala penyakit ringan seperti batuk dan pilek. Mengapa harus berjemur? Ada beberapa alasan yang menyebabkan bahwa berjemur merupakan salah satu cara yang bisa digunakan untuk mengobati bayi yang demam. Salah satu alasannya adalah ketika bayi berjemur, maka bayi akan lebih mudah berkeringat. Sehingga, suhu tubuh bayi yang meningkat dapat sedikit demi sedikit turun karena adanya keringat yang keluar saat berjemur. Selain itu, bayi yang demam juga biasanya menggigil. Dengan berjemur di bawah sinar matahari, maka bayi akan merasa lebih hangat. Cara ini bisa efektif jika demam adalah salah satu gejala dari penyakit yang tidak terlalu parah.

Akan tetapi, saat menjemur bayi, orang tua harus memperhatikan bagaimana tata cara menjemur bayi yang benar. Sehingga, demam bayi dapat sembuh tanpa menyebabkan gangguan kesehatan pada bayi. Hal yang harus diperhatikan adalah durasi dan waktu yang baik untuk berjemur. Sebaiknya, bayi hanya dijemur selama kurun waktu 15 โ€“ 20 menit saat sebelum jam 10 pagi atau setelah 4 sore. Sehingga, bayi tidak akan terlalu terpapar radiasi sinar matahari yang berbahaya.

Scroll to top